Posted on

Ragam Minuman Hangat Khas Malang untuk Menemani Saat Hujan

Tahwa Minuman Khas Malang

sumber foto: ©Shutterstock

Di tengah musim hujan seperti sekarang, menjaga kesehatan merupakan hal yang paling utama. Salah satu caranya adalah dengan cara meningkatkan imun tubuh dan mengonsumsi makanan serta minuman penghangat badan. Nah, jika cuaca sedang dingin dan hujan tengah turun dengan derasnya di luar, bersantai di rumah sembari mengonsumsi wedang pastinya bisa menjadi pilihan. Terlebih ketika kamu tengah berada di Malang, yang identik dengan cuaca dinginnya.

Melansir dari situs Indonesia Kaya, dalam khazanah kuliner Jawa, “wedang” merupakan sebutan untuk minuman hangat atau panas. Jadi, tidak heran nih jika Malang juga kaya dengan minuman hangat berupa varian wedang. Kalau kamu penasaran dengan ragam minuman hangat khas Malang apa saja yang bisa dicicipi selama musim hujan, simak daftarnya dalam artikel berikut ini, ya:

  1. Wedang Angsle. Salah satu minuman hangat khas Malang yang cukup populer adalah wedang angsle. Wedang angsle merupakan kuliner khas yang menyerupai kolak. Kuahnya terlihat kental dengan campuran daun pandan, jahe, gula jawa, vanili, serta santan. Sementara, untuk isiannya terbuat dari petulo atau putu mayang, kacang hijau, ketan putih, potongan roti, mutiara, kacang tanah, dan juga irisan kolang-kaling. Aromanya sangat harum dan biasanya, wedang angsle ini disajikan dalam keadaan hangat dalam mangkuk berukuran sedang. Nikmat sekali!
  2. Wedang Ronde. Anda tentunya sudah tak asing lagi dengan wedang ronde. Ya, meskipun bukan asli Malang, wedang ronde ini memang disukai banyak orang dan sangat mudah ditemukan di Malang. Wedang ronde sendiri merupakan minuman tradisional khas Jawa Tengah yang diadaptasi dari China, yakni tangyuan. Biasanya, semangkuk wedang ronde terdiri atas bulatan ronde yang terbuat dari tepung ketan dengan isian kacang, yang kemudian disiram dengan kuah jahe. Tentunya, sensasi pedas, hangat, dan juga kenyal dari ronde bisa membantu menghangatkan tubuh di tengah musim hujan seperti sekarang, ya!
  3. Tahwa. Terakhir adalah tahwa. Meskipun tidak mendapat sebutan ‘wedang’, tahwa ini juga sering menjadi pilihan masyarakat untuk dikonsumsi saat musim hujan. Pasalnya, tahwa atau kembang tahu ini, biasa disajikan dengan siraman kuah wedang jahe yang pedas dan juga hangat. Melansir dari berbagai sumber, konon tahwa ini merupakan makanan peranakan Tionghoa yang sudah masuk ke Indonesia sejak lama. Ciri khas dari tahwa adalah lembaran tahu lembut yang lumer saat dimakan dengan campuran kuah jahe yang nikmat. Cocok sekali untuk dijadikan sebagai comfort food di musim hujan, nih!

Nah, agar semakin nikmat, jangan lupa sajikan Pia Cap Mangkok sebagai teman minum, ya! Dijamin, legit dan renyahnya pia ini mampu menghadirkan kenikmatan sendiri di antara minuman-minuman tersebut. Musim hujan terasa semakin hangat deh dengan mengonsumsi minuman-minuman di atas. Selamat mencoba!